MAKNA TEOLOGIS JANJI BERKAT DALAM KITAB KEJADIAN 12:1-9 DAN IMPLIKASINYA BAGI KONSEP PANGGILAN GEREJA MASA KINI: ANALISIS HISTORIS-KRITIS
DOI:
https://doi.org/10.5281/zenodo.19990503Keywords:
Genesis 12:1-9, promise of blessing, God’s call, Abraham, obedience of faith, mission of the ChurchAbstract
This paper examines the theological significance of the promise of blessing in Genesis 12:1-9 and its implications for the calling of the Church today. This study uses a historical-critical approach, demonstrating that God's call to Abram was a divine initiative that led to complete obedience. The promise of blessing was not only personal but universal, making Abram a channel of blessing for the entire nation. In the historical context of the Ancient Near East, this call was revolutionary because it led Abram to abandon his social, economic, and religious systems. The results of this study that God's blessing always has a purpose. The result of this study show that the promise of blessing in Genesis 12:1-9 is purposeful and universal, and is the theological basis for the Church’s calling as a channel of blessing today.
Downloads
References
Blommendaal, J. Pengantar kepada Perjanjian Lama. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2019.
Chia, Philip Suciadi. Memahami Kitab-kitab Perjanjian Lama dalam Perjanjian Baru. Yogyakarta: Stiletto Indie Book, 2020.
Fanggi, Yus Oktofianus. “Analisa Kejadian 12:1–9 Tentang Tuhan Memanggil Abraham Menjadi Berkat dan Implikasinya Bagi Orang Percaya.” Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama 1, no. 1 (2023).
Halawa, Iman Kristiani, dan Saut Maruli Panggabean. “Ketaatan Abraham dalam Perspektif Teologis.” Jurnal Scripta Teologi dan Pelayanan Kontekstual 8, no. 2 (2020): 87–100.
Harianto, GP, dan David Ming. “Diberkati untuk Menjadi Berkat: Sebuah Eksplorasi Teologis dalam Kitab Pentateukh.” Jurnal Teologi 5, no. 2 (2025).
Henry, Matthew. Kitab Kejadian. Surabaya: Momentum, 2014.
Kusmanto, Fransius, dan Peter Enos Mendrofa. “Pentingnya Penggunaan Metode Historis Kritis dalam Menelaah Alkitab.” EKKLESIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 3, no. 2 (2025): 138–147.
Lasor, W. S., D. A. Hubbard, dan F. W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 1: Taurat dan Sejarah. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2008.
Mandagi, Lamberty Yahya. “Diberkati untuk Menjadi Berkat: Kajian Hermeneutik atas Kitab Kejadian Pasal 12:1–9.” Educatio Christi (2023).
Mintaria, M. Is Thomas, Damaris Advin Jeliner Nubatonis, dan Malik Bambangan. “Studi Eksposisi Kejadian 12:1–9: Perjanjian Allah dengan Abraham dan Implikasinya bagi Iman Kristen Masa Kini.” Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 4, no. 3 (2025).
Mordica. “Rekonstruksi Pemahaman Berkat Berdasarkan Tafsiran Kejadian 12:1–3 di Gereja Toraja Jemaat Kollo Klasis Tondon.” Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 1, no. 2 (2020).
Pfeiffer, Charles F., dan Everett F. Harrison. Tafsiran Alkitab Wycliffe: Perjanjian Lama Kejadian–Ester. Indonesia: BPK Gandum Mas, 2014.
Ruy, Margareta, dan Hendi. “Analisis Iman Abraham sebagai Model Iman Masa Kini.” Jurnal Riset Misiologi 3, no. 1 (2021): 1–12.
Siby, Leonardus Rudolf, Aji Suseno, dan Sukarno Hadi. “Kajian Biblika Kejadian 12:1–3 sebagai Landasan Rancang Bangun Pekabaran Injil dalam Konteks Masyarakat Majemuk.” Jurnal Teologi Kristen 3, no. 1 (2022): 26–40.
Walton, John H. Pengantar Perjanjian Lama. Malang: Literatur SAAT, 2013.
Wolf, Herbert. Pengenalan Pentateukh. Malang: Gandum Mas, 1998.
Zaluchu, Sonny Eli. “Solusi Perdebatan Teologis Mengenai Kisah Ganda Penciptaan dalam Kitab Kejadian.” Jurnal Teologi dan Pengembangan 13, no. 2 (2023).
Den, Fidelis. Pater Ernest Waser, SVD: Keagamaan & Humanitas. Yogyakarta: Pohon Cahaya Semesta, 2023.







