HUBUNGAN FAKTOR SOSIODEMOGRAFI DENGAN KEJADIAN GIZI KURANG (UNDERWEIGHT) PADA BALITA DI WILAYAH PESISIR PANTAI NIPAH

Authors

  • Baiq Amira Fatmaharani Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Al-Azhar Author
  • Aena Mardiah Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Al-Azhar Author
  • Velia Maya Samodra Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Al-Azhar Author
  • Artha Budi Susila Duarsa Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Al-Azhar Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/zenodo.20253958

Keywords:

Level Of Education, Knowledge, Number Of Family Members, Family Income, Underweigh

Abstract

Background: Underweight or insufficient nutrition is a nutritional issue in toddlers that can be detected earlier than stunting and wasting. Early growth disturbances in children are characterized by weight faltering, where the weight does not increase according to standards. If left unaddressed, it can lead to underweight, progress to wasting, and eventually result in stunting. Sociodemographic factors can influence the occurrence of underweight, encompassing educational levels of parents, parental knowledge, family size, and family income. Objective: To determine the relationship between sociodemographic factors and the incidence of underweight among toddlers in the Nipah Coastal Area. Method: This research is a quantitative study using a cross-sectional design. The study population consists of all parents with toddlers in the Nipah Coastal Area, North Lombok Regency, West Nusa Tenggara. Cluster random sampling was used to select the sample. The significance level was set at a p-value of <0.05. Results: The study indicates that there is no significant relationship between the father's educational level (p-value = 0.794), mother's educational level (p-value = 0.686), and family income (p-value = 0.528) with the occurrence of underweight. However, there is a significant relationship between parental knowledge level (p-value = 0.000) and family size (p-value = 0.001) with the occurrence of underweight. Conclusion: Based on the statistical tests conducted, there is a relationship between parental knowledge level, and family size with the incidence of underweight in toddlers in the Nipah Coastal Area. Meanwhile, no relationship was found between the father's educational level, mother's educational level, and family income with the occurrence of underweight in toddlers in the Nipah Coastal Area.

References

Abduh, M., Alawiyah, T., Apriansyah, G., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2022). Survey Design: Cross Sectional dalam Penelitian Kualitatif. Jurnal Pendidikan Sains Dan Komputer, 3(01), 31–39. https://doi.org/10.47709/jpsk.v3i01.1955

Abdullah. (2022). FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN BERAT BADAN KURANG (UNDERWEIGHT) PADA ANAK USIA 6-59 BULAN DI SULAWESI SELATAN. Fakultas Kesehatan Masyarakat Program Studi Gizi.

Adiputra, I. M. S., Trisnadewi, N. W., Oktaviani, N. P. W., Munthe, S. A., Hulu, V. T., Budiastutik, I., Faridi, A., Ramdany, R., Fitriani, R. J., Tania, P. O. A., Rahmiati, B. F., Lusiana, S. A., Susilawaty, A., Suryana, & Sianturi, E. (2021). Metodologi Penelitian Kesehatan (R. Watrianthos & J. Simarmata (eds.)). Yayasan Kita Menulis.

Aini, N. (2019). Analisis Tingkat Konsumsi Zat Gizi terhadap Gizi Kurang Balita di Puskesmas Jelbuk Kabupaten Jember. Health Information : Jurnal Penelitian, 11(2), 126–132. https://doi.org/10.36990/hijp.v11i2.140

Alderman, H., Fernald, L., Hagel, J., & Piwoz, E. (2019). The role of social protection and support in reducing stunting in Africa. Health Policy and Planning.

Anugerah, S. Q., Septiyanti, & Yusuf, R. A. (2023). FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI BADUTA DI KELURAHAN RIMUKU KECAMATAN MAMUJU. Window of Public Health Journal, 4(2), 179–186.

Asian Development Bank (ADB). (2021). Prevalensi Stunting Balita Indonesia. Asian Develompment Bank, November, 1. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2021/11/25/prevalensi-stunting-balita-indonesia-tertinggi-ke-2-di-asia-tenggara

Athavale, P., Hoeft, K., Dalal, R. M., Bondre, A. P., Mukherjee, P., & Sokal-Gutierrez, K. (2020). A qualitative assessment of barriers and facilitators to implementing recommended infant nutrition practices in Mumbai, India. Journal of Health, Population and Nutrition, 39(1), 1–12. https://doi.org/10.1186/s41043-020-00215-w

Ayi Tansah Rohaeti. (2015). Faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan gizi pada ibu balita gizi buruk. Jurnal Obstretika Scientia, 2(2), 144–159. https://ejurnal.latansamashiro.ac.id/

Bappenas. (2013). Proyeksi Penduduk Indonesia,2035.

Beti, A. (2020). HUBUNGAN FAKTOR SOSIO DEMOGRAFIK KELUARGA DENGAN MASALAH GIZI PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIKUMANA. 21(1), 1–9.

Budiana, T. A., & Supriadi, D. (2021). Hubungan Banyaknya Anggota Keluarga, Pendidikan Orangtua Dan Kepesertaan Jaminan Kesehatan Anak Dengan Kejadian Berat Badan Kurang Pada Balita 24-59 Bulan Di Puskesmas Cimahi Selatan. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal, 12(1), 38–50. https://doi.org/10.34305/jikbh.v12i1.256

Bukari, M., Abubakari, M. M., Majeed, M., Abizari, A. R., Wemakor, A., & Atosona, A. (2020). Effect of maternal growth monitoring knowledge on stunting, wasting and underweight among children 0-18 months in Tamale metropolis of Ghana. BMC Research Notes, 13(1), 0–6. https://doi.org/10.1186/s13104-020-4910-z

Bunga, R. ch, Hardinsyah, & Yayuk, baliwati farida. (2012). Analisis Determinan Underweight Anak 0-23 Bulan Pada Daerah Miskin Di Jawa Tengah Dan Jawa Timur. Jurnal Ekologi Kesehatan, 11(1), 63–72.

Casando, N. I., Hapis, A. A., & Wuni, C. (2022). Hubungan Pendidikan Ibu, Pengetahuan, Sikap Dan Pola Asuh Terhadap Status Gizi Anak. Jip, 2(8), 2429–2432.

Dapkes RI. (2013). Buki Bagan Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS).

Dewi Hasrimi, P., Kunci, K., & Gizi, S. (2023). Analisis hubungan sosiodemografi sertaperilaku ibudalampemberian makanan dengan status gizi balitadi desa bandar khalifah. Journal of Nutrition and Culinary, 3(1), 46–53.

DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN LOMBOK UTARA. (2021). Kabupaten Lombok Utara Dalam Data 2021. 1–347.

Dinkes NTB. (2022). Persentase Stunting, Wasting dan Underweight Provinsi NTB 2022. https://data.ntbprov.go.id/dataset/status-gizi-balita-berdasarkan-indeks-bbu-tbu-dan-bbtb-di-provinsi-ntb

Duarsa, A. B. S., Arjita, I. P. D., Ma’ruf, F., Mardiah, A., Hanafi, F., Budiarto, J., & Utami, S. (2021). Buku Ajar Penelitian Kesehatan (B. Murti (ed.)). Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar.

Fadlliyyah, U. R. (2019). Determinan Faktor Yang Berpengaruh Pada Pemberian Asi Eksklusif Di Indonesia. Ikesma, 15(1), 51. https://doi.org/10.19184/ikesma.v15i1.14415

FAO. (2022). Repurposing food and agricultural policies to make healthy diets more affordable. In The State of Food Security and Nutrition in the World 2022.

Fathurrahman, Nurhamidi, & Aprianti. (2021). Faktor Underweight pada Balita di Daerah Bantaran Sungai Martapura Kabupaten Banjar. Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan, 12(2), 559–571.

Fitra, N. (2017). Hubungan Faktor Asupan Makanan dan Kondisi Penyakit dengan Kejadian Stunting pada Anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Barombong Kota Makassar. Skripsi Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan UIN Alauddin Makasar.

Fitriani, D. P., Nasution, A. I., Mustofa, F. (2020). Analisis Jumlah Anggota Keluarga dan Status Gizi Anak Balita di Kota Samarinda. Jurnal Kesehatan Masyarakat.

Fitriani, F., & Darmawi, D. (2022). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Desa Arongan Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya. Jurnal Biology Education, 10(1), 23–32. https://doi.org/10.32672/jbe.v10i1.4114

Hartina, Mustafa, & Khair, U. (2022). Pengaruh Literasi Keuangan, Perilaku Keuangan, Dan Pendapatan Terhadap Keputusan Investasi Pada Generasi Milenial Di Jakarta. 4, 84–99. http://repository.ibs.ac.id/id/eprint/4664%0Ahttp://repository.ibs.ac.id/4664/2/BAB 1 Dinda Elva Destiana-20171111143-Skripsi %281%29-3.pdf

Hasyim, D. I., & Saputri, N. (2022). Hubungan faktor sosiodemografi dengan status gizi pada anak balita. Jurnal Riset Kebidanan Indonesia, 6(1), 18–23. https://doi.org/10.32536/jrki.v6i1.215

Helena, D. F., Sarinengsih, Y., Ts, N., & Suhartini, S. (2021). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di RSUD Soreang Kabupaten Bandung. Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel, 14(2), 105–112. https://doi.org/10.36051/jiki.v14i2.143

Herwanti, E. (2017). Hubungan Peran Ayah dalam Upaya perbaikan Gizi dengan Status Gizi Balita pada Masyarakat Budaya Patrilineal di Desa Tinoeke dan Tuafanu Puskesmas Kualin Kabupaten Timor Tengah Selatan. Poltekkes Kemenkes Kupang.

Hidayat, A. A. A. (2012). Pengantar ilmu keperawatan anak 2.

Hidayati, A. (2023a). FAKTOR- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA UMUR 24-59 BULAN. 5–6.

Hidayati, A. (2023b). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Pada Balita Umur 24-59 Bulan.

Hoddinott, J., Alderman, H., Behrman, J. R., Haddad, L., & Horton, S. (2018). The economic rationale for investing in stunting reduction. Maternal & Child Nutrition.

IDAI. (2015). Tinja Bayi Normal atau Tidak.

Iqbal, M., Musnadi Is, J., & Silvia Putri, E. (2022). the Relationship of Mother’S Education and Occupation To the Events of Underweight in Toddlers. Morfai Journal, 2(2), 215–222. https://doi.org/10.54443/morfai.v2i2.246

Irianto, K. (2014). Ilmu Kesehatan Masyarakat. Bandung: Alfabet.

Israpil, I. (2017). Budaya Patriarki dan Kekerasan Terhadap Perempuan (Sejarah dan Perkembangannya). Pusaka, 5(2), 141–150. https://doi.org/10.31969/pusaka.v5i2.176

Kamila, L., Alians, D., & Febi, C. R. (2018). Konseling Tentang Pola Asuh Makan Sebagai Upaya Mengubah Pengetahuan Ibu Yang Memiliki Balita Gizi Kurang. Jurnal Bidan “Midwife Journal” Volume 5 No. 01, 5(01), 46–52.

Kemenkes. (2023). Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. Kemenkes, 1–7.

Kemenkes RI. (2020a). Buku Saku Pencegahan dan Tata Laksana Gizi Buruk Pada Balita di Layanan Rawat Jalan Bagi Tenaga Kesehatan. In Kemenkes RI: Jakarta.

Kemenkes RI. (2020b). Pedoman Bagi Ibu Hamil, Ibu Nifas dan Bayi Baru Lahir. Kemenkes.

Kementrian kesehatan republik indonesia. (2020). PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 2020 TENTANG STANDAR ANTROPOMETRI ANAK. https://doi.org/10.30742/jus.v2i2.995

Khairani, N., Suryani, S., & Juniarti, D. (2020). Hubungan Tingkat Pendapatan Keluarga Dan Kejadian Diare Dengan Status Gizi Pada Balita Yang Berkunjung Ke Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu. Journal of Nursing and Public Health, 8(1), 87–96. https://doi.org/10.37676/jnph.v8i1.1007

Khayati, S. (2011). (2011). Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi Balita pada Keluarga Buruh Tani di Desa Situwangi Kecamatan Rakit Kabupaten Banjarnegara Tahun 2010.

Khumairoh, F. D., Doko, M. M., & Malau, C. N. B. (2023). Peran Program Keluarga Berencana Terhadap Prevalensi Stunting Di Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora, 2(1), 156–162.

Khundrakpam., P., & Sarmah, J. K. (2023). Patriarchy and patriarchal customs in the Meitei Society of Manipur. Women’s Studies International Forum.

Kurniawan, A. W., Maulina, R., & Fernandes, A. (2022). Faktor yang Berhubungan dengan Berat Badan Kurang pada Balita di Timor Leste. Jurnal Kesehatan Vokasional, 7(3), 139. https://doi.org/10.22146/jkesvo.69648

Kusuma, H. A., Sartika, R. A., Savitri, D. F. (2019). Hubungan Jumlah Anggota Keluarga, Pendidikan, dan Pekerjaan Ibu dengan Kejadian Gizi Kurang pada Balita. Jurnal Gizi Klinik Indonesia.

Lubis, F. A., & Boy, E. (2016). HUBUNGAN ANTARA PENDIDIKAN ORANG TUA DENGAN STATUS GIZI ANAK PADA KELUARGA BINAAN FK UMSU. Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, 47(4), 124–134. https://doi.org/10.31857/s013116462104007x

Mahmudiono, T., Nindya, T. S., Andrias, D. R., Megatsari, H., & Rosenkranz, R. R. (2018). Household food insecurity as a predictor of stunted children and overweight/obese mothers (SCOWT) in Urban Indonesia. Nutrients, 10(5). https://doi.org/10.3390/nu10050535

Mahyuddin, M., Witradharma, T. W., & Risdianto, E. (2023). BALITA TENGKES The Potential of Thryssa fish ( Thryss a sp .) as Nutritional Source for Toddler Stunting. 26, 392–399.

Makagingge, M., Karmila, M., & Chandra, A. (2019). PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERILAKU SOSIAL ANAK (Studi Kasus Pada Anak Usia 3-4 Tahun di KBI Al Madina Sampangan Tahun Ajaran 2017-2018). YaaBunayya Jurnal Anak Pendidikan Usia Dini, volume 3 n, 115–122. https://doi.org/10.24853/yby.3.2.16-122

Marisyah, A., Firman, & Rusdinal. (2019). PEMIKIRAN KI HADJAR DEWANTARA TENTANG PENDIDIKAN. Jurnal Pendidikan Tambusai, 2(2), 53–70.

Masturina, M. L., Salam, A., Indriasari, R., Razak Thaha, A., Jafar, N., Studi Ilmu Gizi, P., & Kesehatan Masyarakat, F. (2023). Gambaran karakteristik keluarga dan status gizi balita. Community Research of Epidemiology Journal, 3(2). https://doi.org/10.24252/corejournal.v

Maulidya, D., Maharani, P., Anggraini, S. D., & Mahmudiono, T. (2019). Hubungan Antara Pemberian ASI dan Pemberian Makanan Selain ASI dengan Kejadian Underweight Pada Bayi di Jawa Timur Tahun 2018 The Correlation between the Provision of Breast Milk and the Consumption of Complementary Food Other Than Breast Milk. Media Gizi Kesmas, 1(1), 1–5.

Mustika, R. A., Dharmayanti, I. W., Rahman, S. A. (2017). Faktor Risiko Gizi Buruk pada Balita (Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Kintamani I Kabupaten Bangli). Jurnal Kesehatan Reproduksi.

Musyarrafah, M., Anditiarina, D., & Zubaidi, F. F. (2019). Edukasi Hidup Bersih dan Sehat di Daerah Tujuan Wisata, Dusun Nipah, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara. JPMB : Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Berkarakter, 2(2), 100–108. https://doi.org/10.36765/jpmb.v2i2.3

Myatt, M., Khara, T., Schoenbuchner, S., Pietzsch, S., Dolan, C., Lelijveld, N., & Briend, A. (2018). Children who are both wasted and stunted are also underweight and have a high risk of death: A descriptive epidemiology of multiple anthropometric deficits using data from 51 countries. Archives of Public Health, 76(1), 1–11. https://doi.org/10.1186/s13690-018-0277-1

Nabila, M. (2022). Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Dengan Status Gizi Pada Balita (Literature review). Journal of Medicine, 1–107.

Nindyna Puspasari, & Merryana Andriani. (2017). Hubungan Pengetahuan Ibu tentang Gizi dan Asupan Makan Balita dengan Status Gizi Balita (BB/U) Usia 12-24 Bulan. Amerta Nutrition, 1(4), 369–378. https://doi.org/10.20473/amnt.v1.i4.2017.369-378

Nirmalasari, N. O. (2020). Stunting Pada Anak : Penyebab dan Faktor Risiko Stunting di Indonesia. Qawwam: Journal For Gender Mainstreming, 14(1), 19–28. https://doi.org/10.20414/Qawwam.v14i1.2372

Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan.

Nurida, L., & Maritasari, D. Y. (2020). Faktor Resiko Kejadian Gizi Kurang Pada Anak Balita. Media Kesehatan Masyarakat Https://Ejurnal. Undana.Ac. Id/MKM, 2(2), 33–41.

Nurmalasari, Y., Anggunan, A., & Febriany, T. W. (2020). Hubungan Hubungan Tingkat Pendidikan Ibu Dan Pendapatan Keluarga Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 6-59 Bulantingkat Pendidikan Ibu Dan Pendapatan Keluarga Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 6-59 Bulan Di Desa Mataram Ilir Kecamatan Seputih Sur. Jurnal Kebidanan Malahayati, 6(2), 205–211. https://doi.org/10.33024/jkm.v6i2.2409

Nuryamin, Eka Damayanti2, Hamsah F3, & Suriyati4. (2021). HAKIKAT MANUSIA (PERSPEKTIF FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM). 13(1), 38–48.

Octaviana, D. R., & ramadhan, R. A. (2021). HAKIKAT MANUSIA: Pengetahuan (Knowladge), Ilmu Pengetahuan (Sains), Filsafat Dan Agama. Jurnal Tawadhu, 5(1), 210–219.

Pramanik, N. D. (2020). Dampak Bantuan Paket Sembako dan Bantuan Langsung Tunai terhadap Kelangsungan Hidup Masyarakat Padalarang pada Masa Pandemi Covid 19. Jurnal Ekonomi, Sosial Dan Humaniora, 01(12), 113–120. https://www.jurnalintelektiva.com/index.php/jurnal/article/view/209/149

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA. (2015). PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 131 TAHUN 2015.

Putri, Octaviana, A., Rahman, F., Laily, N., Rahayu, A., Noor, Syahadatina, M., Yulidasari, F., Sari, Riana, A., Rosadi, D., Anhar, Yulia, V., Wulandari, A., Anggraini, L., Ridwan, Muhamaad, A., Muddin, Illham, F., & Azmiyanoor, M. (2020). Air Susu Ibu ( ASI ) dan Upaya Keberhasilan Menyusui.

Putri, N., Nurlinawati, & Mawarti, I. (2021). Gambaran Tingkat Pendidikan dan Tinggi Badan Orangtua Balita Stunting Usia 24-59 Bulan Pendahuluan Masa ketika anak berada di bawah umur lima tahun ( balita ) merupakan masa kritis dari perkembangan dan pertumbuhan didalam siklus hidup manusia . Masa bali. Jurnal Ilmiah Ners Indonesia, 2(1), 24–32.

Rahayu, A., Yulidasari, F., & Putri, A. . (2018). Study Guide Stunting dan Upaya Pencegahannya.

Rahmawati, A., Nurmawati, T., & Permata Sari, L. (2019). Faktor yang Berhubungan dengan Pengetahuan Orang Tua tentang Stunting pada Balita. Jurnal Ners Dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery), 6(3), 389–395. https://doi.org/10.26699/jnk.v6i3.art.p389-395

Rahmawati, L. (2020). Hubungan Status Sosial Ekonomi Dan PolaMakan Dengan Kejadian Stunting PadaAnak Usia Dini Di Desa Gemantar,Kecamatan Selogiri. 1–54.

Raju, D., Kumar, A., Patra, S., Swetha, K. K., & Swetha, R. K. (2020). Parental socioeconomic status, education, and malnutrition: A study on under-five children in India. Ournal of Family & Community Medicine.

Rhamadani, R. A., Noviasty, R., & Adrianto, R. (2020). Underweight, Stunting, Wasting Dan Kaitannya Terhadap Asupan Makan, Pengetahuan Ibu, Dan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan. Jurnal Riset Gizi, 8(2), 101–106. https://doi.org/10.31983/jrg.v8i2.6329

Ria Helda Pratiwi, Ir Suyatno M.Kes, D. R. A. M. (2015). FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN BERAT_KURANG (UNDERWEIGHT) PADA BALITA DI PERKOTAAN DAN PERDESAAN INDONESIA BERDASARKAN DATA RISKESDAS TAHUN 2013. JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (e-Journal), 3.

Rizki, A. M., Fikri, A. M., & Andriani, E. (2023). Hubungan Sosiodemografi dan Aktivitas Fisik Terhadap Status Gizi Anak Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 23(1), 628. https://doi.org/10.33087/jiubj.v23i1.3090

Rokhimawaty, A., Martono, S. U., & Utomo, T. (2021). Hubungan Berat Badan Lahir Dan Status Gizi Bayi Umur 1-6 Bulan Berdasarkan Indeks Bb/U. Indonesian Midwifery and Health Sciences Journal, 3(1), 62–69. https://doi.org/10.20473/imhsj.v3i1.2019.62-69

Rusdi, F. Y., Helmizar, H., & Rahmy, H. A. (2021). Pengaruh Edukasi Gizi Menggunakan Instagram Terhadap Perubahan Perilaku Gizi Seimbang Untuk Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri Di Sman 2 Padang. Journal of Nutrition College, 10(1), 31–38. https://doi.org/10.14710/jnc.v10i1.29271

Salam, A., Suhaema, Sulendri, N. K. S., & Jannah, M. (2015). Pengaruh Kelas Gizi Berbasis Positive Deviance Terhadap Peningkatan Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Ibu Balita Di Bawah Garis Merah (Bgm) Di Desa Mantang Kecamatan Batukliang Kabupaten Lombok Tengah. Jurnal Kesehatan Prima, 9(1), 1412–1418.

Sari, B. S. M. R. (2019). Faktor yang berhubungan dengan gizi kurang pada balita di wilayah kerja puskesmas janji kecamatan bilah barat kabupaten labuhan batu tahun 2019. 78. http://repository.helvetia.ac.id/id/eprint/2504

Sari, R. M., Oktarina, M., & Seftriani, J. (2020). HUBUNGAN PENDAPATAN KELUARGA DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH PUSKESMAS SEGINIM KABUPATEN BENGKULU SELATAN. CHMK MIDWIFERY SCIENTIFIC JOURNAL, 3(April), 150–158.

Sastroasmoro S. (2017). Uji Klinis Landasan Teori dan Panduan Praktis. CV. Sugang Seto.

Selvianita, D., Sudiarti, T., Indonesia, U., & Indonesia, U. (2021). Asupan Energi Sebagai Faktor Dominan Kejadian Underweight pada Balita Di Kabupaten Bogor. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 16(3), 169–178.

Setyawati, B., Pradono, J., & Rachmalina, R. (2015). Peran Individu, Rumah Tangga dan Pelayanan Kesehatan Dasar Terhadap Status Gizi Buruk Pada Balita di Indonesia. Media Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan, 25(4), 227–234. https://doi.org/10.22435/mpk.v25i4.4589.227-234

Sindar, C. C., Punuh, M. I., Amisi, M. D., Kesehatan, F., Universitas, M., & Ratulangi, S. (2019). Hubungan Antara Status Sosial Ekonomii Keluarga Dengan Status Gizi Anak Usia 12-24 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Pineleng Kabupaten Minahasa. Kesmas, 8(6), 247–254.

Sitepu, & Pribudiarta, N. (2016). Family, Where the Life Begins and Love Never Ends. Deputi Bidang Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.

siti nadia, T. (2023). Prevalensi Stunting di Indonesia Turun ke 21,6% dari 24,4%. Kementerian Kesehatan RI.

Soekanto., S., & Sulistyowati, B. (2017). Sosiologi Suatu Pengantar.

Suciati, S., & Wulandari, S. (2020). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemberian ASI Eksklusif : Literature Review. Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan, 10(2), 1–6. https://journal.unita.ac.id/index.php/bidan/article/view/406

Supariasa, i dewa, N, F., & I, B. (2016). Penilaian Status Gizi. Penilaian Status Gizi. Jakarta: EGC.

Taksiani, I., Rahmayanti, E. I., & Lestari, K. F. (2023). Hubungan Pengetahuan Orang Tua Dan Dukungan Keluarga Dengan Status Gizi Balita Di Rumah Sakit Umum Daerah Tora Belo. 1(September), 131–137.

Tarmizi, S. N. (2023). Waspada, 4 Masalah Gizi ini Berisiko Anak jadi Stunting. Kementrian Kesehatan RI.

Taufiqurrahman, & Marthalina, H. (2018). Pengaruh Kelas Gizi Terhadap Pengetahuan, Sikap, Tindakan, Pola Asuh Ibu Dan Berat Badan Balita Di Dalam Penanganan Masalah Gizi Kurang. Poltekkes Kemenkes Mataram, 1–14.

Tobing, M. L., Pane, M., Harianja, E., Badar, S. H., Supriyatna, N., Mulyono, S., TIM NASIONAL PERCEPATAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN, & TNPK. (2021). 100 Kabupaten/Kota Prioritas untuk Intervensi Anak Kerdil (Stunting). PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 13(1), 238–244. http://www.tnp2k.go.id/images/uploads/downloads/Binder_Volume1.pdf

Uswatun Hasanah. (2019). HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN STATUS GIZI BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PALARAN SAMARINDA TAHUN 2019.

Utami, N. H., & Mubasyiroh, R. (2019). Masalah Gizi Balita Dan Hubungannya Dengan Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat. Penelitian Gizi Dan Makanan (The Journal of Nutrition and Food Research), 42(1), 1–10. https://doi.org/10.22435/pgm.v42i1.2416

Wahyudi, W. (2019). Optimasi Klasifikasi Status Gizi Balita Berdasarkan Indeks Antropometri Menggunakan Algoritma C4.5 Adaboost Classification. Komputerisasi Akuntansi, 12(2), 45. http://jurnal.stekom.ac.id/index.php/kompak

Wahyuningsih, S., Lukman, S., Rahmawati, R., & Pannyiwi, R. (2020). Pendidikan, Pendapatan dan Pengasuhan Keluarga dengan Status Gizi Balita. Jurnal Keperawatan Profesional, 1(1), 1–11. https://doi.org/10.36590/kepo.v1i1.22

Walson, J. L., & Berkley, J. A. (2018). The impact of malnutrition on childhood infections. Current Opinion in Infectious Diseases, 31(3), 231–236. https://doi.org/10.1097/QCO.0000000000000448

World Health Organization. (2020). Regional Overview of Food Security in Latin America and the Caribbean: Towards healthier food environments that address all forms of malnutrition (Vol. 12). Food & Agriculture Org.

Yustina Retno Wahyu Utami, Sri Hariyati Fitriasih, S. S. (2014). Peranan Keaktifan Ibu Dalam Kegiatan Posyandu Dengan Status Gizi Balita Untuk Menunjang Sistem Informasi Perkembangan Balita Yustina Retno Wahyu Utami, Sri Hariyati Fitriasih, Sri Siswanti. Jurnal Ilmiah Sinus, Vol 12, No, 1–12.

Zairinayati, Z., & Purnama, R. (2019). Hubungan hygiene dan sanitasi lingkungan dengan kejadian stunting pada balita. Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan, 10(1).

Zogara, A. U. (2019). FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI BALITA DI DESA KUANHEUM , KABUPATEN KUPANG. Program Studi Gizi, Poltekkes Kemenkes Kupang.

Downloads

Published

05/17/2026